Ruma Baca Itaufily Kampung Yokiwa Resmi Dilaunching.

Yokiwa,13/4/2022_Dalam rangka pengembangan Literasih berbasis Inklusi sosial yang perlahan-lahan merambat ke sejumlah kampung di kabupaten Jayapura, membawa angin segar kepada setiap penggerak Literasih yang berjiwa besar memperjuangkannya, hal ini bisa dikata sebuah pergerakan besar dari kampung yang diyakini akan berdampak kepada perobahan kondisi sosial di masyarakat kampung.

Ruma Baca Itaufily Yokiwa beralamat di Kampung Yokiwa Distrik Sentani Timur Kabupaten Jayapura, setelah melewati perjuangan panjang oleh pengurusnya yang tidak lain adalah ibu-ibu rumah tangga biasa, mampu melakukan berbagai upaya untuk mendorong kelancaran aktifitasnya, sehingga menarik perhatian berbagai pihak untuk bermitra.

Rumah Baca Itaufily Kampung Yokiwa selama ini menjalankan Aktifitasnya di rumah pengurus tanpa gedung permanen yang dikhususkan, berkat perjuangan pengurus Rumah Baca itaufily, akhirnya mendapatkan bantuan anggaran yang cukup lumayan dari Bupati Jayapura untuk membangun Bangunan Gedung sederhana sehingga aktifitas tetap lancar.

Dominasih peserta yang selalu aktif dalam aktifitas Rumah Baca ini lebi banyak anak-anak usia Paud dan Taman Kanak-kanak, SD, SMP dan SMU, ada juga warga masyarakat umum lainnya.

Selain aktifitas membaca di rumah baca ini, pengurus juga sering menginisiasi kegiatan extra yaitu ketrampilan membuat keripik sagu, kue sagu dan juga seni tari, Informasih ketrampilan ini bersumber dari buku-buku yang ada di Rumah Baca itu sendiri.

Rumah baca Itaufily kampung Yokiwa ini juga adalah salah satu dari sekian rumah baca dan Perpustakaan kampung dikabupaten Jayapura yang mendapat perhatian dan dukungan langsung dari Kementrian Perpustakaan RI dengan menghadirkan buku-buku, sarana digital seperti TV Smart, Computar dan WiFi.

Saat wawancara, Ibu Siska Awoitau pengurus Ruma Baca Kampung Yokiwa mengatakan bahwa, memperjuangkan pergerakan Literasih di kampungĀ  bukan hal yang gampang, apalagi kami sebagai perempuan, banyak hal yang kami lewati, namun kami selalu semangat, selalu berprinsip bahwa lambat atau cepat kami pasti mengalami banyak perobahan, ibu Siska juga berharap kepada semua pihak di kampung untuk mendukung perjuangan mereka, sehingga dampaknya bisa menghadirkan banyak perubahan di kampung, tuturnya. pemantik.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *